Kaki tua melangkah di kejauhan
Letih sudah wajah itu
Bakul rongsok di belakang berteriak minta jatah
Peluh mengalir pada pipi yang kering
Terkena panas matahari
Dan asap knalpot kendaraan yang lalu lalang
Mereka hanya bisa meninggalkan asap knalpot untuknya
Ya, hanya asap knalpot dan debu
Berteriak saja bahwa kau kaum intelek
Rancang saja terus aturan - aturan busukmu
Tinggalkan asap knalpot dan debu padanya
Lalu nikmati ruangan ber-AC mu
Kibaskan setumpuk uang di tanganmu
Untuk mereka yang mengaku kaum intelek.
Inspired by : Obrolan dengan Eyang setelah makan malam hari ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar