"Lihat langit itu!" kata dia,
"Kosong. Apa yang harus dilihat?"kata dia yang satu lagi
"Bodoh kau! lihat itu! banyak awan...banyak mimpi."
"Kau yang bodoh! Kalau mereka sudah lebih memperdulikan kita daripada gaji yang tak pernah cukup untuk mereka, baru kau boleh bermimipi."
"Tapi mereka bilang mau wujudkan mimipiku. Kalau ku tusuk muka mereka di kertas itu."
"Hah! Kasihan sekali kau... Mereka tidak akan merubah kata menjadi tindak. Terus saja kau bermimpi."
6.29.2008
6.25.2008
Apa gw terlalu bodoh?
Berharap akan sebuah ketidakpastian. Berusaha untuk enggan. Tapi entah mengapa semua terus memaksa. Mempermainkan gw untuk terus berharap. Memenuhi keinginan lain dari dalam diri. Diri ini terus bertarung. Tanpa gw tau mana yang gw mau. Mana kata - kata hati gw. Gw ga tau. Apa gw terlalu bodoh untuk terus mengharapkan sebuah ketidakpastian, sedangkan keadaan sudah berkata tidak??
BODOH...!!! LUPAIN!!!
BODOH...!!! LUPAIN!!!
6.23.2008
Gw bingung...gw ga tw musti gmana...
Tuhan....ayas tw ini yang Tuhan mau. Kalo Tuhan pengen meremukkan hati Ayas, remukkan. Tuhan pengen bikin Ayas nangis, buat Ayas nangis. Tapi cuma satu yang Ayas minta. Jangan pernah tinggalin Ayas. You are the one who can make me stronger. I need Thee every hour...
Semua susah dimengerti oleh gw. Sampe skarang pun gw ga tau harus bersikap apa. Kalo boleh jujur gw sedang mncoba untuk menerima smua dengan ikhlas. ya...gw tau ga slamanya gw bisa ngedapetin apa yang gw mau. Tapi gw tau itu smua yang terbaik buat gw.
Masih banyak hal yang bisa ngebuat gw bahagia. Masih banyak orang yang bisa menghibur gw..
apapun yang terjadi skarang, gw bersyukur gw bisa kenal dia. gw bersyukur dia pernah ada di kehidupan gw. dan yang pasti dia akan slalu jadi sahabat gw..
thanks for all...
Tuhan....ayas tw ini yang Tuhan mau. Kalo Tuhan pengen meremukkan hati Ayas, remukkan. Tuhan pengen bikin Ayas nangis, buat Ayas nangis. Tapi cuma satu yang Ayas minta. Jangan pernah tinggalin Ayas. You are the one who can make me stronger. I need Thee every hour...
Semua susah dimengerti oleh gw. Sampe skarang pun gw ga tau harus bersikap apa. Kalo boleh jujur gw sedang mncoba untuk menerima smua dengan ikhlas. ya...gw tau ga slamanya gw bisa ngedapetin apa yang gw mau. Tapi gw tau itu smua yang terbaik buat gw.
Masih banyak hal yang bisa ngebuat gw bahagia. Masih banyak orang yang bisa menghibur gw..
apapun yang terjadi skarang, gw bersyukur gw bisa kenal dia. gw bersyukur dia pernah ada di kehidupan gw. dan yang pasti dia akan slalu jadi sahabat gw..
thanks for all...
6.11.2008
lalu...siapa?
jarum detik kembali menyapa
kembali dia bawakan nyanyiannya
terdiam...dan hanya bisa menikmati
tak berbuat apa - apa...
hanya bisa terdiam dan bertanya
mengapa aku begitu bodoh?
sebenarnya..
aku atau dia yang bodoh?
atau aku hanya sekedar
objek dari permainan katanya?
lalu....
siapa yang bodoh?
kembali dia bawakan nyanyiannya
terdiam...dan hanya bisa menikmati
tak berbuat apa - apa...
hanya bisa terdiam dan bertanya
mengapa aku begitu bodoh?
sebenarnya..
aku atau dia yang bodoh?
atau aku hanya sekedar
objek dari permainan katanya?
lalu....
siapa yang bodoh?
6.06.2008
Selamat malam kepada dingin yang kembali bertamu
Sayang, aku tak ditemani teh hangat ku hari ini
Hanya tikus dan anjing yang bermain kejar - kejaran di dapur yang menemaniku
Absurd...
Ya, semuanya absurd...
Semuanya membuat aku geli
Detik jam kembali menertawakanku
Seolah bahagia atas kemenangannya atas ku
Aku yang selalu menunggu waktu
Tetapi ia terus berlari di depanku
Melambaikan tangannya kepadaku
Mengucapkan selamat tinggal padaku
Tinggalah aku di sini
Memandang setiap sudut yang ada tanpa tahu arah
Mencoba bertanya dan menjawab keadaan
Sedangkan aku juga tak tau
Semuanya absurd
Slamat malam lagi pada dingin yang kembali bertamu
Sayang, aku tak ditemani cangkir teh ku malam ini
Sayang, aku tak ditemani teh hangat ku hari ini
Hanya tikus dan anjing yang bermain kejar - kejaran di dapur yang menemaniku
Absurd...
Ya, semuanya absurd...
Semuanya membuat aku geli
Detik jam kembali menertawakanku
Seolah bahagia atas kemenangannya atas ku
Aku yang selalu menunggu waktu
Tetapi ia terus berlari di depanku
Melambaikan tangannya kepadaku
Mengucapkan selamat tinggal padaku
Tinggalah aku di sini
Memandang setiap sudut yang ada tanpa tahu arah
Mencoba bertanya dan menjawab keadaan
Sedangkan aku juga tak tau
Semuanya absurd
Slamat malam lagi pada dingin yang kembali bertamu
Sayang, aku tak ditemani cangkir teh ku malam ini
Asap Knalpot, Debu, Uang....?
Kaki tua melangkah di kejauhan
Letih sudah wajah itu
Bakul rongsok di belakang berteriak minta jatah
Peluh mengalir pada pipi yang kering
Terkena panas matahari
Dan asap knalpot kendaraan yang lalu lalang
Mereka hanya bisa meninggalkan asap knalpot untuknya
Ya, hanya asap knalpot dan debu
Berteriak saja bahwa kau kaum intelek
Rancang saja terus aturan - aturan busukmu
Tinggalkan asap knalpot dan debu padanya
Lalu nikmati ruangan ber-AC mu
Kibaskan setumpuk uang di tanganmu
Untuk mereka yang mengaku kaum intelek.
Inspired by : Obrolan dengan Eyang setelah makan malam hari ini
Letih sudah wajah itu
Bakul rongsok di belakang berteriak minta jatah
Peluh mengalir pada pipi yang kering
Terkena panas matahari
Dan asap knalpot kendaraan yang lalu lalang
Mereka hanya bisa meninggalkan asap knalpot untuknya
Ya, hanya asap knalpot dan debu
Berteriak saja bahwa kau kaum intelek
Rancang saja terus aturan - aturan busukmu
Tinggalkan asap knalpot dan debu padanya
Lalu nikmati ruangan ber-AC mu
Kibaskan setumpuk uang di tanganmu
Untuk mereka yang mengaku kaum intelek.
Inspired by : Obrolan dengan Eyang setelah makan malam hari ini
Langganan:
Postingan (Atom)
Love just come and sit here, starring at us, then say "You can't have me..." (Traveller's Tale)