Heran kali ya ngliat judul posting gw yang sok puitis itu. tau deh! hehe..
After all, I just want to say thanks a lot to my Lord Jesus Christ. I really grateful buat mukjizat yang Dia udah lakukan di keluarga gw. Semua kejadian yang selama ini membuat orang tua pikirannya kalang kabut, akhirnya berbuah manis juga.
Ketika kejadian itu melanda kedua orang tua gue, cuma satu hal yang gw pegang. Gw tau pengharapan dalam Dia itu slalu ada. Dan gw tau itu ga mengecewakan, SAMA SEKALI. Dan, permohonan dalam doa yang selama ini gw utarakan sama Tuhan, Tuhan uda jawab. Dan jawaban itu di luar dugaan gw. It’s even more than I asked for!! Thanks Jesus..
Bapak…Ibu…selamat buat apa yang udah didapet. Semua kepahitan yang dirasa selama ini, udah bisa dilewatin dalam pertolongan Dia. Selamat buat kepindahannya ke Jakarta. Sukses terus buat kalian! I’ll always pray for you.And at least, now we are closer than before, and you don’t have to cost too much money just to meet your children. hehehe..
I love you forever Mom, Dad…
You’ll always be in my prayer…
Love you much!!!
[Oh, no...I dropped my tears!! :'( Miss u so Mom, Dad...!!! Desperately miss y=u both!!!]
J’ bLEss you all…
Keep your hopes in Him…
10.23.2008
Tentang Kebahagiaan
Taking times to posting my writing. It’s been a long time. Yeah…classic reason, too busy, etc.
Sejenak gw ingin melupakan semua kesibukan gw. Karya tulis, tugas - tugas yang bukan hanya sekedar soal - soal latihan, but most of them are kind of paper. Even if they are not paper, they are ore than 10 questions which need a long answers. Dan…buku - buku keluaran tahun 2000 ke bawah, berbau apek karna lembab, kertas yang berwarna coklat kuning ga jelas sebagai bahan karya tulis gw, sorry, I have to leave you for a moment. Gw pengen melupakan semua kelelahan itu sejenak!!
Gw sempetin baca buku novel yang gw pinjem dari sebuah peminjaman buku. Kalo ga salah judulnya “Istoria da’ Paz : Perjalanan Perempuan” bener ga si judulnya itu? rada sangsi gw. sayangnya itu buku uda dibalikin, jadi gw ga bisa ngecek. bagi Okke ‘Sepatu Merah’, selaku pengarang, maaf ya kalo ada yang salah.. =)
So, tokoh utama di buku itu memiliki ’sejarah kelam’ yang sama dengan gw. halah! apa coba? ya pokoknya gitu lah. a shocking moment, surprisingly happened and it HURTS!! a lot! yeah…yeah…yeah…oh come on yas…!
tapi yang bikin gw tertarik dengan novel yang cukup ringan ini adalah sebuah pesan yang ada di novel ini. saat tokoh utama di novel ini mencoba untuk mencari kebahagiaan, seorang temannya bilang, kebahagiaan itu ga usah dicari, karna kebahagiaan itu sebenarny audah ada di hati dan pikiran kita. hanya terkadang, diri kita sendiri yang bikin kebahagiaan itu ga bisa kita rasain.
gw mencoba untuk mengaitkan semua itu dengan kondisi gw saat itu. mungkin ada benernya juga itu novel. slama ini cuma ‘kesuraman’ itu aja yang gw pikirin. tapi gw ga bisa liat kebahagiaan yang ada di sekitar gw. Tuhan kasi berlimpah kebahagiaan buat gw, tapi pikiran gw terlalu egois untuk bisa melihat semua itu. gw menyadari, bahwa ada sesuatu yang sebenernya udah bisa gw raih dari dulu kalo senadainya gw bisa melupakan semua kejadian itu juga ‘tokoh utama’ dari kejadian itu, yang membuat gw jadi tinggal dalam keputus asaan gw. hey, boy, I didn’t blame you for that.
ya…intinya, gw rasa kita semua musti ngeliat kebahagiaan yang ada di sekitar kita, inside of us. ya…nothing can be more precious than feel the happiness inside us. toh, setelah gw mencoba untuk membiarkan kebahagiaan dari Dia mengalir dalam diri gw, gw bangun di keesokan hari dengan sangat excited! full of smile during that day!
Thanks Lord…
Sejenak gw ingin melupakan semua kesibukan gw. Karya tulis, tugas - tugas yang bukan hanya sekedar soal - soal latihan, but most of them are kind of paper. Even if they are not paper, they are ore than 10 questions which need a long answers. Dan…buku - buku keluaran tahun 2000 ke bawah, berbau apek karna lembab, kertas yang berwarna coklat kuning ga jelas sebagai bahan karya tulis gw, sorry, I have to leave you for a moment. Gw pengen melupakan semua kelelahan itu sejenak!!
Gw sempetin baca buku novel yang gw pinjem dari sebuah peminjaman buku. Kalo ga salah judulnya “Istoria da’ Paz : Perjalanan Perempuan” bener ga si judulnya itu? rada sangsi gw. sayangnya itu buku uda dibalikin, jadi gw ga bisa ngecek. bagi Okke ‘Sepatu Merah’, selaku pengarang, maaf ya kalo ada yang salah.. =)
So, tokoh utama di buku itu memiliki ’sejarah kelam’ yang sama dengan gw. halah! apa coba? ya pokoknya gitu lah. a shocking moment, surprisingly happened and it HURTS!! a lot! yeah…yeah…yeah…oh come on yas…!
tapi yang bikin gw tertarik dengan novel yang cukup ringan ini adalah sebuah pesan yang ada di novel ini. saat tokoh utama di novel ini mencoba untuk mencari kebahagiaan, seorang temannya bilang, kebahagiaan itu ga usah dicari, karna kebahagiaan itu sebenarny audah ada di hati dan pikiran kita. hanya terkadang, diri kita sendiri yang bikin kebahagiaan itu ga bisa kita rasain.
gw mencoba untuk mengaitkan semua itu dengan kondisi gw saat itu. mungkin ada benernya juga itu novel. slama ini cuma ‘kesuraman’ itu aja yang gw pikirin. tapi gw ga bisa liat kebahagiaan yang ada di sekitar gw. Tuhan kasi berlimpah kebahagiaan buat gw, tapi pikiran gw terlalu egois untuk bisa melihat semua itu. gw menyadari, bahwa ada sesuatu yang sebenernya udah bisa gw raih dari dulu kalo senadainya gw bisa melupakan semua kejadian itu juga ‘tokoh utama’ dari kejadian itu, yang membuat gw jadi tinggal dalam keputus asaan gw. hey, boy, I didn’t blame you for that.
ya…intinya, gw rasa kita semua musti ngeliat kebahagiaan yang ada di sekitar kita, inside of us. ya…nothing can be more precious than feel the happiness inside us. toh, setelah gw mencoba untuk membiarkan kebahagiaan dari Dia mengalir dalam diri gw, gw bangun di keesokan hari dengan sangat excited! full of smile during that day!
Thanks Lord…
Langganan:
Postingan (Atom)
Love just come and sit here, starring at us, then say "You can't have me..." (Traveller's Tale)