Aku kagum dengan salah satu temanku yang ambisius. Dia selalu punya target dan rela melakukan apa aja buat mencapai target itu. Aku kagum dengan kerja kerasnya, dan sudut pandang yang melihat selalu ada kesempatan yang bisa digunakan. Positif banget ya? :) Tapi ketika nggak tercapai, kecewanya bukan main, bahkan bisa dipikirkan sampai berlarut - larut.
Aku tanya, "Sebenernya apa sih yang bikin kamu ambisius kayak gitu?". Awalnya, aku kira jawabannya akan seputar ingin mempergunakan waktu dengan baik, dll. I was totally wrong, and the answer is so unexpected. "Aku pingin buktiin ke orang - orang kalau aku bisa. Aku pingin orang - orang tahu kalau anggapan mereka ke aku salah selama ini.".
Jawaban temanku ini bikin kaget, tapi juga bikin aku ingat ke beberapa waktu lalu (mari masuk laci belajarnya Nobita. Hehe...). Aku seseorang di lingkungan baru. Di tempat sebelumnya, aku dengan mudahnya dapat yang aku mau. Keberhasilan, dikenal, diterima oleh orang lain. Tapi beda di tempat baru ini. Kaget? Pasti. Depresi? Enggak. Aku cari cara untuk keluar dari masalah itu. Aku jadi seperti dia, punya target (nggak semuanya hal akademis atau bisnis), sibuk ke sana kemari, pingin ini itu, apapun itu untuk sampai ke target (dan menghasilkan mata panda :|). Nggak jarang aku sedikit kecewa kalau hasilnya nggak semaksimal yang diharapkan. Motivasinya apa? Pembuktian. Aku pingin orang lihat, kalau aku jtga bisa seperti mereka, aku bisa jadi apa yang 'diminta' oleh lingkungan baru.. Bukannya tercapai, aku malah jadi capek sendiri dan nggak pernah merasa puas. Lupa sama kemampuan sendiri.
One day, I found the song titled "A Beautiful Day" from India Arie. Di liriknya, ada kata - kata "Sometimes you feel like you got something to prove. Remind your self that there's only one you. Just take a moment, get in touch with your heart.". Just like me. I'm trying so hard to prove that I can be something in this new place. Apparently, it turns out that nothing change. It all just the same. That song slapped me so hard. Capek sama diri sendiri, aku memutuskan untuk membiarkan semuanya go with the flow. Berjalan sesuai dengan rencana Yang di Atas.
Sesuatu yang dipaksakan memang nggak bagus.
Setiap orang itu unik, dan masing - masing hanya ada satu. Manusia itu serupa tapi tak sama. Kita nggak isa selalu memenuhi harapan orang. Get in touch with your heart, know what you REALLY want. Nggak perlu menjadi berarti dan dikenal semua orang. Cukup berarti buat diri sendiri dulu dan orang terdekat. One affect another.
Berpikir untuk masa depan, hadirlah di saat ini. Happiness and success will come to you by time when you do something whole-heartedly. Let God lead you through every path.
Enjoy life! :)
God bless,