Taking times to posting my writing. It’s been a long time. Yeah…classic reason, too busy, etc.
Sejenak gw ingin melupakan semua kesibukan gw. Karya tulis, tugas - tugas yang bukan hanya sekedar soal - soal latihan, but most of them are kind of paper. Even if they are not paper, they are ore than 10 questions which need a long answers. Dan…buku - buku keluaran tahun 2000 ke bawah, berbau apek karna lembab, kertas yang berwarna coklat kuning ga jelas sebagai bahan karya tulis gw, sorry, I have to leave you for a moment. Gw pengen melupakan semua kelelahan itu sejenak!!
Gw sempetin baca buku novel yang gw pinjem dari sebuah peminjaman buku. Kalo ga salah judulnya “Istoria da’ Paz : Perjalanan Perempuan” bener ga si judulnya itu? rada sangsi gw. sayangnya itu buku uda dibalikin, jadi gw ga bisa ngecek. bagi Okke ‘Sepatu Merah’, selaku pengarang, maaf ya kalo ada yang salah.. =)
So, tokoh utama di buku itu memiliki ’sejarah kelam’ yang sama dengan gw. halah! apa coba? ya pokoknya gitu lah. a shocking moment, surprisingly happened and it HURTS!! a lot! yeah…yeah…yeah…oh come on yas…!
tapi yang bikin gw tertarik dengan novel yang cukup ringan ini adalah sebuah pesan yang ada di novel ini. saat tokoh utama di novel ini mencoba untuk mencari kebahagiaan, seorang temannya bilang, kebahagiaan itu ga usah dicari, karna kebahagiaan itu sebenarny audah ada di hati dan pikiran kita. hanya terkadang, diri kita sendiri yang bikin kebahagiaan itu ga bisa kita rasain.
gw mencoba untuk mengaitkan semua itu dengan kondisi gw saat itu. mungkin ada benernya juga itu novel. slama ini cuma ‘kesuraman’ itu aja yang gw pikirin. tapi gw ga bisa liat kebahagiaan yang ada di sekitar gw. Tuhan kasi berlimpah kebahagiaan buat gw, tapi pikiran gw terlalu egois untuk bisa melihat semua itu. gw menyadari, bahwa ada sesuatu yang sebenernya udah bisa gw raih dari dulu kalo senadainya gw bisa melupakan semua kejadian itu juga ‘tokoh utama’ dari kejadian itu, yang membuat gw jadi tinggal dalam keputus asaan gw. hey, boy, I didn’t blame you for that.
ya…intinya, gw rasa kita semua musti ngeliat kebahagiaan yang ada di sekitar kita, inside of us. ya…nothing can be more precious than feel the happiness inside us. toh, setelah gw mencoba untuk membiarkan kebahagiaan dari Dia mengalir dalam diri gw, gw bangun di keesokan hari dengan sangat excited! full of smile during that day!
Thanks Lord…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar